Pentingnya Belajar Musik


Apa manusia perlu musik?
Mulai peradaban kuno sebelum masehi, manusia secara tidak disengaja senang akan adanya tabuhan-tabuhan atau bisa disebut perkusi (alat musik pengiring tak bernada). Sampai ditemukan alat musik bernada seperti alat musik petik, alat musik tiup, dan alat musik gesek. Berawal dari itu, menandakan kebutuhan manusia akan musik dan terus menciptakan alat-alat musik baru seperti yang sekarang kita gunakan. 


Kalau dilihat dari manusianya, ada manusia yang suka mendengar musik dan ada manusia yang suka memainkan alat musik atau manusia yang suka mendengar dan memainkan alat musik, semakin kuat menandakan bahwa manusia selalu dan akan perlu musik. Itu adalah fakta, dan dari musik sebagian orang mendapatkan penghasilan juga. Berarti manusia adalah mahluk yang mempunyai kebutuhan akan musik. Apakah ada manusia yang tidak suka akan musik? Anda bisa menjawab sendiri…


Kenapa belajar musik penting?
Memainkan alat musik berarti melatih  koordinasi anggota tubuh, seperti bermain gitar mengkoordinasikan tangan kanan dan tangan kiri. Tangan kanan bertugas memetik senar (picking) dan tangan kiri bertugan menekan senar pada fretboard (fingering). Begitu pula pada alat musik yang lain misalnya drum, kedua tangan dan kedua kaki saling berkoordinasi dalam memukul drum, sedikit tidak terorganisasi maka permainan akan kehilangan tempo dan drumer tidak bisa mengiringi lagu dengan baik.

Dari koordinasi anggota tubuh bagian kanan dan kiri ini, otak sangat berperan karena otak kiri mengatur anggota tubuh bagian kanan, otak kanan mengatur anggota tubuh bagian kiri. Menurut beberapa sumber menyebutkan bahwa orang Indonesia mempunyai otak yang dominan adalah otak kiri, sedangkan otak kanannya kurang di-optimal-kan. Banyak orang Indonesia yang pandai (IQ tinggi) tapi mempunyai sosial (EQ) yang kurang, akibatnya mereka kurang pergaulan (Kuper). Kalau kita tahu bahwa orang sukses adalah orang yang mempunyai otak kanan (EQ) yang berkembang, karena para orang sukses mampu bernegoisasi (salah satu aspek EQ) dengan baik dan dapat mengkoordinir orang-orang pandai (IQ).


Dengan musik akan terlihat orang secara tidak langsung menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, banyak siswa lebih kreatif dalam memilih cara belajar yang sesuai sehingga nilai rapor tinggi, banyak orang yang bisa musik juga lebih bagus dalam bidang olahraga karena bagian ubuh sebelah kanan dan kiri terkoordinasi lebih sempurna. Tentunya masih banyak contoh lainnya, silahkan amati lingkungan disekitar Anda… 


Kapan harus dimulai belajar musik?
Untuk belajar apapun haruslah dimulai sejak dini atau se-awal mungkin, usia bukanlah batasan untuk tidak belajar karena manusia harus tetap belajar sampai ajal menjemput (pembelajaran seumur hidup). Untuk anak kecil ada beberapa cara untuk mengetahui “apakah anak sudah bisa diajarkan musik”. Berikut caranya:

  1. Apakah Anak dapat membedakan tangan kanan dan tangan kiri?
  2. Apakah Anak harus dapat berhitung 1-10 dan mengenal huruf A-Z?
  3. Apakah Anak dapat memainkan jarinya? (misal: menggenggam pensil)
  4. Apakah tubuh Anak cukup besar dalam memegang gitar? (berkaitan dengan jangkauan tangan)
  5. Apakah Anak cukup matang untuk menghadapi frustasi dan latihan dan tekun untuk meningkatkan kemampuan?
Untuk usia minimal anak harus belajar memainkan alat musik adalah pada usia 8 tahun atau sembilan tahun.

Bagaimana proses belajar musik?
Dalam pembelajaran, proses belajar adalah adanya pengajar dan murid, guru memberikan (transfer) materi/ilmu sedangkan murid menerima materi/ilmu. Proses belajar tersebut juga berlaku pada pembelajaran musik. Ada instruktur yang mengarahkan belajarnya murid, karena tanpa ada yang mengarahkan maka murid mempunyai kecenderungan belajar yang acak dan tidak terstruktur yang memungkinkan lamanya proses belajar.
Dalam les gitar malang, ada beberapa point dalam pembelajarannya:

  1. suasana yang mendukung
  2. pengajar yang ramah dan sabar
  3. materi yang disampaikan secara bertahap
  4. cara mengajar yang menyenangkan 
  5. evaluasi perkembangan murid
  6. pemberian motivasi saat murid menemui kebosanan dalam belajar
  7. dan lain sebagainya.

Kepada siapa belajar musik?
Musik dapat dipelajari oleh siapa saja tanpa terkecuali, banyak juga media yang menyediakan ilmu gratis seperti situs ini (www.LES-GITAR-MALANG.com). Tapi apakah materi saja sudah cukup, tentunya tidak. Bermain musik adalah keahlian (skill) dan untuk mendapatkan skill tersebut, kita harus berlatih dalam kadar tertentu (intensitas). Dengan adanya Instruktur dalam mengajar alat musik, maka murid akan lebih mudah memahami materi/teori dan penerapannya ketika memainkan alat musik.


Percayakan pembelajaran kepada ahlinya. Karena untuk mendapatkan ilmu musik, kita tidak mungkin belajar kepada ahli matematika. Untuk bisa bermain musik maka kita harus belajar kepada ahli musik (Instruktur). Banyak program yang diberikan Instruktur kepada murid demi memudahkan pembelajarannya, misal pemberian software (yang sifatnya gratis/freeware) kepada murid, tips latihan harian, trick permainan, dan lain-lain.


Untuk mendapatkan layanan les gitar, silahkan hubungi Contact person Kami:
Kak Puhawang (085646739063)
Perumahan Vila Bukit Tidar Blok C1-257 Malang
Facebook: puhawang eka putra
email        : puhawangekaputra@gmail.com
Untuk profil lebih lengkap silahkan klik disini

powered by les gitar malang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s